manfaat jangkrik

Jangkrik atau cengkerik yang bernama latin Gryllidae ini merupakan serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, ia mempunyai tubuh rata dan antena panjang. Binatang ini dikenal dengan suara nyaringnya yang hanya dihasilkan oleh si jantan. Suara ini digunakan untuk menarik betina dan menolak jangkrik jantan lain. Di Asia, jangkrik dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Bahkan di Brazil, jangkrik hitam dipercaya sebagai tanda datangnya penyakit, jangkrik hijau adalah harapan, dan jangkrik kelabu simbol datangnya uang.

 

Di Indonesia, jangkrik juga telah lama dipelihara orang untuk mengusir tikus atau untuk pakan burung. Tetapi tahukah Anda jika serangga ini juga bisa digunakan sebagai obat alternatif? Kandungan yang dimiliki jangkrik adalah: protein, asam amino, asam lemak essensial. Protein jangkrik juga terdiri dari protein Omega 3, Omega 6, dan omega 9. Para pakar nutrisi meyakini kandungan protein jangkrik mencapai tiga kali lipat kandungan protein daging ayam, sapi, dan udang. Hebat bukan?

Protein jangkrik bisa bermanfaat sebagai anti¬oksidan pada tubuh untuk mencegah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah. Asam aminonya dapat menghasilkan protein collagen yang berfungsi untuk mempertahankan elastisitas persendian tulang, sel kulit, dan kornea mata, hingga dapat menghambat penuaan dan penyakit katarak.

Tidak hanya itu, dengan kandungan omega di dalamnya, jangkrik juga baik dikonsumsi bayi atau anak masa pertumbuhan. Yang lebih penting lagi, bagi orang dewasa yang memiliki masalah seksual, jangkrik dipercaya dapat meningkatkan vitalitas baik pria maupun wanita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s